Rabu, 12 Maret 2014

BETANGAS Budayaku

Diposting oleh This is my story di 17.37

SALAM  BLOGGER VIEWERS!!!!!!!!

Permisi yaaaaaa….
Saya mau berbagi informasi nih tentang  Betangas yaitu adat  yang biasa di pakai oleh masyarakat kami di kabupaten Sambas.

Kebetulan juga, saya dapat tugas dari matakuliah berbicara keritis, yang ditugaskan untuk mempresentasikan kebudayaan atau adat istiadat yang ada di daerah asal saya. Sebenarnya sih masih banyak  lagi adat istiadat yang menarik yang ada di daerah saya, tapi saya hanya mengambil satu diantaranya yaitu Betangas.

Oke, saya akan mulai menjelaskannya sekarang.
Adat istiadat yang ada di masyarakat melayu kabupaten Sambas mempunyai keunikan tersendiri, adat, tradisi serta budaya itu masih berkembang sampai sekarang ini. Satu diantaranya yaitu adat istiadat yang dilaksanakan sebelum pernikahan yang di sebut Betangas.
 "Betangas " adalah adat istiadat yaitu membersihkan tubuh dengan air hangat yang di sertai dengan wewangian aroma .
Berbicara tentang pernikahan, kita sebagai perempuan, atau nanti sebagai calon pengantin mempelai perempuan, pasti ingin menjadi Pengantin perempuan yang cantik dan tampak begitu berbeda serta wangi.

Ada satu cara ampuh yang sering dipakai oleh masyarakat Sambas sebelum pernikahan adalah "Betangas" atau mandi Sauna, tentunya dengan rebusan ramuan rempah-rempah. Untuk itu, kita tidak perlu mengeluarkan biaya mahal untuk sauna di Spa terkenal karena bisa kita buat ramuannya sendiri di rumah.
Di bawah ini ada bahan-bahan ramuan untuk rebusan air tangasan yang diperlukan yaitu :
1. Serai Wangi
2. Akar Restu atau Akar Wangi
3. Daun Nilam / Daun Delam
4. Cengkeh
5. Pandan
6. Adas manis
7. Kayu Manis
8. Daun Jeruk Purut ( jemur dahulu)
9. Kulit Jeruk Purut (jemur dahulu)
10. Air Perasan Jeruk Purut
Semua bahan -bahan tersebut di rebus dalam panci yang diisi air biarkan sampai mendidih. setelah mendidih, tutup panci tersebut.
sebagai tempat saunanya, kita bisa memakai tikar pandan yang di di gulung, lalu diatasnya di tutup dengan menggunakan kain, pastikan tertutup secara rapat tempat kita betangas, agar aromanya tidak keluar.


Seperti gambar di bawah ini:



Jangan memakai pakaian ketika betangas, agar aroma wangi dapat masuk ke dalam tubuh.
buka tutup panci secara perlahan, agar tubuh tidak terkejut dengan uap panas yang di keluarkan, kemudian aduk secara perlahan, agar uap panas semakin lama keluar.
Biasanya kita betangas sekitar 30-45 menit, maka tubuh kita akan mengeluarkan keringat yang sangat banyak. Setelah kita rasa cukup, minta bantuan saudara kita untuk membuka tempat tangasan , dan ketika kita keluar dari tempat tangasan, kita akan merasakan kesegaran yang luar biasa, dan membuat kulit kita (calon pengantin) menguapkan bau tubuh yang kurang sedap , agar ketika di hari persandingan kulit dan wajah kita sebagai calon pengantin ini terlihat berseri-seri.
Sebaiknya tangasan dilakukan pada malam hari, agar setelah selesai, kita bisa langsung tidur dengan keharuman tubuh tersebut.
Mungkin di jaman modern ini terutama untuk masyarakat di kota - kota besar mereka lebih memilih kesalon untuk perawatan. Namun untuk beberapa daerah adat istiadat ini yang di lakukan, dan secara tidak lansung menjadi "salon " tradisional buat perawatan kulit sebelum melansungkan acara pernikahan.



Sekian yang dapat saya tulis, mohon maaf atas kekurangannya.
Wassalam………


0 komentar:

Posting Komentar

 

This my story Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos